Sekedar share pengalaman untuk yang sedang galau membuat skripsi tahap sangat-sangat awal..
Sekarang, 27 Maret 2013 sudah hampir sebulan saya mengerjakan skripsi saya.
Awalnya saya sempat bingung sampai membeli banyak buku untuk refrensi judul skripsi, karena saya sastra maka perhatian lebih tertuju pada karya sastra tertentu seperti puisi, film maupun novel dari Jepang.
Beberapa novel yang saya beli diantaranya novel Ring, Totto Chan, Saga no Gabai Baachan dan Juga Ginko. Sedangkan film yang saya beli adalah film horor sadako 3D yang terbaru.
Dari Malang, Surabaya sd Bali saya mencari-cari novel yang pas dengan passion yang saya inginkan. Namun seringkali hasil yang saya dapatkan berbenturan dengan teman-teman yang lain alias sudah keduluan dipakai dan akhirnya saya cari lagi, lagi, dan lagi.
Sampai pada akhirnya saya kepepet, dan memilih alih wahana dari novel Ring yang notabene saya beli di bazar buku gramedia expo senilai 9ribu saja.. Tak senilai dengan buku ginko yang saya beli sekitar 60 ribu dan sebelum saya sempat membuka lembar sampulnya saja ternyata buku tersebut sudah dibikin rebutan 4 anak. Capede, terbuang begitu saja uangnya dan sampai sekarang novelnya belum saya baca. Ternyata dari buku yang ringan dan tidak terlalu tebal seperti ini juga bisa dibuat bahan skripsi, asal jangan memaksakan bahan dengan metode yang anda inginkan.. Jangan memaksa cerita yang BELUM tentu ada, misal menggunakan ekokritik pada karya yang tidak terlalu mempermasalahkan lingkungan atau menggunakan feminis dalam cerita yang tokoh wanitanya baik-baik saja dan tidak merasa tertindas. (Sekedar Saran Sih...)
Kembali pada topik saya, bahasan yang akan saya teliti adalah ekranisasi novel Ring menjadi film Ringu.
Mengapa saya memilih ini? The truth answer is because this is only i have. Namun, kekurang-ilmiahan atau kekurang "formal"an jawaban saya ini harus saya "dempul" dengan baik. :)
Okey, mengapa saya memilih ini? Karena ini adalah salah satu film horor asia yang sukses di Amerika dan hasil remakenya-pun laris manis sampai beberapa seri. Yah, kesuksesan dan melegendanya film inilah yang menjadi jantung dari pilihan saya.
Sejalan dengan perkembangan teknologi, genre sastra
khususnya novel dengan genre film semakin erat hubungannya. Dalam menciptakan
sebuah karya seni, transformasi satu karya ke bentuk yang lain sudah biasa
dilakukan, misalnya dari film ke novel atau sebaliknya. Hal inilah yang biasa
disebut sebagai alih wahana. Lebih spesifiknya perubahan jenis karya sastra dari novel ke dalam bentuk film disebut dengan Ekranisasi. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh George Bluestone.
Novel Ring dicetak pertama kali di Jepang pada
tahun 2003, novel ini adalah salah satu karya Suzuki Koji, seorang bintang
sastra di Jepang. Novel ini telah terjual 2,8 juta kopi sampai dengan tahun
2005). Novel ini kemudian
difilmkan dengan judul Ringu di Jepang dan The Ring di Hollywood.
Jika ada yang belum begitu mengerti tentang sastra mungkin akan bingung dengan apa yang akan saya bahas, Untuk memberi gambaran beberapa hal yang akan saya teliti dalam skripsi saya adalah kesesuaian dan perbedaan yang ada di antara novel Ring dan film Ringu dengan menggunakan "pisau/dilihat dari segi" unsur intrinsik seperti tema, alur, penokohan dll.
Sudah sebulan/ 3 kali Revisi dan masih sampai bab 2.
Sekarang, 2orang teman saya sudah ada yang sempro dan beberapa hari lagi beberapateman saya akan menyusul untuk Seminar Proposal. Yah, saya berharap apa yang sudah saya lakukan, segala upaya dan doa saya dijawab oleh Allah swt. Semoga saya bisa sempro dengan sangat baik sepulangnya dosen saya dari Jepang. Aamiin...
amin ya robbal alamin....
BalasHapus